Pentingnya Literasi Digital bagi Mahasiswa di Era Teknologi: Peran Laboratorium Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Mahasiswa sebagai generasi yang tumbuh di era digital dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki literasi digital yang baik. Literasi digital merupakan kemampuan seseorang untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, menciptakan, dan memanfaatkan informasi melalui teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Di tengah derasnya arus informasi yang beredar melalui internet dan media sosial, kemampuan literasi digital menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu bersaing di dunia akademik maupun dunia kerja.

Apa Itu Literasi Digital?

Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan komputer atau menggunakan internet. Literasi digital mencakup kemampuan untuk:

  • Mencari informasi secara efektif. 
  • Memverifikasi kebenaran informasi. 
  • Menggunakan teknologi secara etis dan bertanggung jawab. 
  • Berkomunikasi dan berkolaborasi secara digital. 
  • Menghasilkan karya dan inovasi berbasis teknologi. 
  • Melindungi data pribadi dan keamanan digital. 

Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan transformasi digital yang terus berkembang.

Pentingnya Literasi Digital bagi Mahasiswa

1. Mendukung Proses Pembelajaran

Mahasiswa saat ini memiliki akses yang sangat luas terhadap berbagai sumber belajar digital seperti jurnal ilmiah, e-book, video pembelajaran, dan platform e-learning. Dengan literasi digital yang baik, mahasiswa dapat memanfaatkan sumber belajar tersebut secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

2. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis

Tidak semua informasi yang beredar di internet dapat dipercaya. Literasi digital membantu mahasiswa untuk mampu memilah informasi, mengenali hoaks, serta melakukan analisis terhadap berbagai sumber informasi sebelum menggunakannya sebagai referensi akademik.

3. Mempersiapkan Diri Menghadapi Dunia Kerja

Saat ini hampir seluruh sektor pekerjaan memanfaatkan teknologi digital. Kemampuan menggunakan perangkat lunak, mengelola data, berkolaborasi secara daring, hingga memahami keamanan informasi menjadi kompetensi yang banyak dibutuhkan oleh dunia industri.

4. Mendorong Kreativitas dan Inovasi

Mahasiswa yang memiliki literasi digital yang baik akan lebih mudah mengembangkan ide kreatif melalui pemanfaatan teknologi seperti pemrograman, desain multimedia, pengembangan aplikasi, kecerdasan buatan, maupun teknologi digital lainnya.

Peran Laboratorium Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen dalam pengembangan teknologi dan inovasi, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) menyediakan berbagai fasilitas laboratorium yang mendukung peningkatan literasi digital mahasiswa. Di antaranya terdapat laboratorium multimedia, laboratorium jaringan, laboratorium aplikasi, laboratorium digital bisnis, laboratorium komputer manajemen, laboratorium komputer akuntansi, laboratorium sistem informasi geografis, laboratorium IoT hingga laboratorium mikrokontroler yang digunakan sebagai sarana pembelajaran praktik dan penelitian mahasiswa. 

Laboratorium-laboratorium tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengimplementasikan ilmu secara langsung melalui berbagai kegiatan praktikum dan proyek teknologi. Beberapa laboratorium di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi bahkan mendukung pembelajaran pada bidang pemrograman, basis data, kecerdasan buatan, keamanan jaringan, Internet of Things (IoT), robotika, animasi 3D, hingga pengembangan aplikasi berbasis web dan mobile. 

Selain itu, UNIKAMA juga menerapkan pembelajaran berbasis teknologi melalui Multi Access Learning yang memungkinkan mahasiswa mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja. Dukungan jaringan internet kampus dan fasilitas pembelajaran digital menjadi bagian penting dalam membangun budaya literasi digital di lingkungan kampus. 

Literasi Digital sebagai Bekal Generasi Masa Depan

Kemampuan literasi digital tidak lagi menjadi nilai tambah, melainkan kebutuhan dasar bagi setiap mahasiswa. Melalui pemanfaatan fasilitas laboratorium yang tersedia, mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dapat mengembangkan keterampilan teknologi, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan dukungan laboratorium yang terus berkembang dan lingkungan akademik yang berbasis teknologi, UNIKAMA berperan penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam era digital yang semakin kompetitif. 

Literasi digital merupakan fondasi penting dalam membentuk mahasiswa yang cerdas, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui berbagai fasilitas laboratorium dan pembelajaran berbasis teknologi yang dimiliki Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, mahasiswa memperoleh ruang untuk mengembangkan kompetensi digital secara nyata. Dengan demikian, literasi digital tidak hanya menjadi kemampuan akademik, tetapi juga menjadi bekal utama dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

Mahasiswa Teknik Informatika Unikama mengikuti sharing dan Conference IT di Dilo Kota Malang

Emang keren kok anak informatika unikama. Pake bingit lagi. Pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 17 dan 18 November 2018, diadakan acara Sharing dan Conference IT di Dilo kota Malang. Dari Unikama dipandegani oleh Pak wasum, yang sudah dikenal seantero angkatan anak informatika unikama. Mahasiswa Informatika Unikama pun Taka kalah semangatnya dalam mengikuti acara ini hingga akhir. Semangat selalu ya, guys. We wait for your victory.

\"\"

\"\"

Persiapan Magang para mahasiswa Informatika Unikama Ke beberapa startup

Bulan Juli sampai september 2019 merupakan saat liburan panjang bagi mahasiswa informatika universitas Kanjuruhan semester 4. Dan pada penjadwalan kaprodi informatika, saat liburan ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan kegiatan PKL (praktek kerja lapangan) di beberapa instansi baik pemerintah maupun swasta.

Kebetulan sekali saat ini di laboratorium Multimedia sedang diadakan pengarahan PKL oleh Bapak Jacobus Wiwin, M.Kom. Beliau merupakan salah satu coach tingkat nasional yang dimiliki oleh Universitas Kanjuruhan.

 

\"\"

 

Lewat Technowars 7, Unikama Prodi Teknik Informatika Wadahi Bibit-bibit Muda Pembuat Robot Pintar

\"\"

(https://radarmalang.id/lewat-technowars-7-unikama-wadahi-bibit-bibit-muda-pembuat-robot-pintar/)

MALANG – Gemuruh riuh sorakan penonton menguar di Aula Sarwakirti Unikama (Universitas Kanjuruhan Malang). Tak disangka sorakan itu berasal dari penonton acara Technowars 7, kompetisi teknologi dan game besutan Program Studi Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi UNIKAMA.

Ya, Technowars 7 memang berlangsung seru. Sorakan penonton tak kalah seru bila dibanding pertandingan olahraga.

Di acara puncak, Minggu, (24/11) Indonesia Line Follower (ILF) Competition 2019 alias kompetisi balapan robotik dengan mengikuti garis jadi sorotan utama penonton.

Pesertanya, kebanyakan masih cukup belia. Salah satunya, ada tim robotik SD Muhammadiyah 2 Gresik yang memenangkan kategori analog setelah pertandingan ketat.

Lomba dengan menggunakan robot yang berjalan di atas lintasan itu berlangsung seru berkat varian lintasan yang cukup menantang.

Tiga anak SD berusia 10 tahunan itupun kegirangan saat robot buatannya berhasil capai garis finish terlebih dahulu dan akhirnya menang. Tangisan haru mereka pun tak terbendung.

Ya, Technowars 7 memang diperuntukkan untuk mewadahi bibit-bibit muda dalam hal kemajuan teknologi. Termasuk game dan robotik.

“Kompetisi ILF menjadi dua kategori mikro dan analog. Mikro-nya SMA sederajat, analognya SD sampai SMP,” tukas Ferdi Ari Hendrawan, Ketua Panitia Acara Technowars 7.

Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika itu menyebut peserta berasal dari seluruh Indonesia. Ada dari Bandung, Sumatra, sampai bebapa sekolah di Jawa Timur sendiri.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unikama, Dr. Joice Soraya, S.H M.Hum berharap dengan acara ini teknologi bisa makin familiar di mata masyarakat.

Ia senang mahasiswa Unikama bisa membuat kompetisi yang mampu mewadahi kegiatan yang punya banyak nilai positif ini. Khususnya bagi generasi muda.

“Sebagai contoh game, jangan dilihat dari sisi negatifnya saja, tapi manfaatnya untuk meraih prestasi. Melihat eranya sekarang juga sudah berubah. Begitu pula robotik yang bisa menjadi ajang mengasah kreativitas,” tutupnya.

Selain Indonesia Line Follower Competition 2019, acara yang berlangsung selama sepuluh hari ini juga diisi acara lain seperti seminar technopreneurship bertajuk Seminar gamepreneur, turnamen e-sport Mobile Legends: Bang Bang, hingga Robot Soccer Championship.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia

Technowar 7 Prodi Teknik Informatika UNIKAMA Wadahi Pecinta Robot Untuk Kembangkan Potensinya

\"\"UNIKAMA – Serangkaian kegiatan dalam acara yang digelar oleh HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) TI (Teknik Informatika) ini telah sampai pada puncaknya.  Ada dua lomba yang dilakukan kemarin (24/11) di Aula Sarwakirti yakni ILF(Indonesia Line Followers) Competition dan Robot Soccer Competition. Ada dua kategori lomba, untuk ILF dibagi dalam dua kategori yaitu analog untuk siswa SD-SMP dan micro untuk siswa SMA/K, Mahasiswa sampai masyarakat umum. Sedangkan untuk Robot Soccer hanya khusus untuk SMA/K dan Mahasiswa.

“Puncak kegiatan Technowars 7 ini digelar selama dua hari, Hari Sabtu (23/11) merupakan kegiatan perlombaan dan babak penyisihan pada hari Minggu. Peserta yang mengikuti lomba berasal dari seluruh Indonesia, dari beberapa sekolah di Jawa Timur, Sumatra, dan Bandung,” ungkap Ferdi Ari Hendrawan selaku Ketua Pelaksana Technowars 7.

Salah satu lomba yang menarik perhatian yakni perlombaan robotik dengan lintasan full 3D yang sangat menantang. Peserta perlombaan robot diminta untuk mengikuti lintasan yang telah disediakan, penilaian berupa poin.

\"\"“Inilah yang paling menarik perlombaan robot ini tidak mudah, robot harus memindahkan kubus, melewati tanjakan sampai naik keatas panggung untuk sampai ke garis finish,” tambahnya.

Sementara itu, Abdullah Mubarok selaku Ketua Umum menerangkan bahwa Technowars merupakan kegiatan yang ditunggu-tunggu karena tidak semua kampus mengadakan kegiatan ini.

“Untuk kegiatan ILF pesertanya sudah ada yang tingkat Internasional  bahkan juga ada dari tim ICHIBOT Yogyakarta, sebenarnya tim ICHIBOT ini bukanlah tim melainkan Vendor dari produk elektronik yang mengikuti lomba,” paparnya.

Ada tiga kategori pemenang yang pertama, untuk lomba Soccer Competition juara 1 diraih oleh Tim ELITE asal sekolah SMKN 2 Surabaya dengan Ibnu Firdaus sebagai pembimbing. Juara 2 diraih oleh tim ELITE WANI dari SMKN 2 Surabaya dengan Rezal Diaz sebagai pembimbing, dan juara 3 diraih oleh tim ELITE ELSA dari SMKN 2 Surabaya dengan Siti Sonya sebagai pembimbing.

Kedua, pemenang untuk Best Design ILF Analog juara 1 diraih oleh tim MUDA R 4 dari SD MUHAMMADIYAH 2 GRESIK dengan Agus Fitra Jaya sebagai pembimbing. Juara 2 Madsakopas Ndok Ceplok dari MTsN Kota Pasuruan dengan Fery Widia K, S.Pd dan juara 3 dari tim MUDA R 3 dari SD Muhammadiyah 2 GRESIK dengan Muhammad Cholil sebagai pembimbing.

\"\"Selanjutnya, Best Design ILF MIKROKONTROLLER dengan kualifikasi juara 1 diraih oleh tim RR_B Nirvash dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan Yulianto Wahyu sebagai pembimbing. Juara 2 diperoleh tim Beater dari vendor KAKAROBOT yang merupakan tim umum dan juara 3 diraih oleh tim Si Lucu dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan Aji Sasongko sebagai pembimbing.

Sebagai Ketua Umum Abdullah yang akrab disapa, berharap nantinya selalu ada peningkatan kualitas lomba dalam kegiatan Technowars yang diadakan oleh HMPS TI setiap tahunnya dan dapat rutin dilaksanakan setiap tahun dengan peserta yang lebih banyak lagi. Sehingga Unikama bisa dikenal banyak orang diseluruh Indonesia.

(https://unikama.ac.id/id/technowar-7-unikama-wadahi-pecinta-robot-untuk-kembangkan-potensinya/)