400 Mahasiswa UNIKAMA Ikuti Tes TOEP sebagai Salah Satu Syarat Kelulusan

Malang, 18 September 2026 – Sebanyak 400 mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) mengikuti Test of English Proficiency (TOEP) yang dilaksanakan pada 18 September 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya universitas dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa sekaligus menjadi salah satu persyaratan kelulusan.

Pelaksanaan tes TOEP diselenggarakan melalui LAC UNIKAMA (Language Access Center) di bawah koordinasi Dr. Lasim Muzammil, M.Pd. Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari komitmen UNIKAMA dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai sebelum menyelesaikan pendidikan.

Tes TOEP menjadi salah satu instrumen untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menggunakan bahasa Inggris. Materi tes mencakup beberapa aspek kemampuan bahasa, seperti listening, structure and written expression, serta reading comprehension.

Keikutsertaan mahasiswa dalam tes ini diharapkan tidak hanya menjadi pemenuhan persyaratan akademik, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengetahui tingkat kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting dalam menunjang kegiatan akademik, pengembangan karier, serta menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dengan jumlah peserta mencapai 400 mahasiswa, pelaksanaan tes TOEP menjadi salah satu kegiatan penting dalam mendukung peningkatan kualitas lulusan UNIKAMA. Mahasiswa diharapkan mampu memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sekaligus terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bagian dari pengembangan kompetensi diri.

Melalui kegiatan ini, LAC UNIKAMA (Language Access Center) terus berperan dalam mendukung peningkatan kemampuan bahasa dan kompetensi mahasiswa. UNIKAMA berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan kompetensi pendukung yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan global.

UPT Laboratorium Menjadi Lokasi Pelaksanaan Tes Substantif dan UTBK UKPPG Calon Guru Tahun 2026

Malang 07 Agustus 2026 – UPT Laboratorium Universitas PGRI Kanjuruhan Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional dengan menjadi lokasi pelaksanaan Tes Substantif dan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung dengan lancar tersebut diikuti oleh kurang lebih 195 peserta dari berbagai daerah. Pelaksanaan ujian dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium komputer yang telah dilengkapi dengan perangkat pendukung, jaringan internet yang stabil, serta dukungan teknis dari tim UPT Laboratorium.

Tes substantif merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tahapan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik, kompetensi dasar, serta kesiapan calon guru dalam menjalankan tugas profesional di bidang pendidikan. Sementara itu, UTBK UKPPG menjadi bagian dari rangkaian penilaian yang harus diikuti peserta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

UPT Laboratorium menjadi menjadi Tes Substantif dan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026 ini menjadi bukti bahwa fasilitas laboratorium yang dimiliki Universitas PGRI Kanjuruhan Malang telah memenuhi standar yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai kegiatan akademik.

Melalui kegiatan ini, UPT Laboratorium diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat layanan akademik yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik.

UPT Laboratorium Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Fasilitasi Uji Sertifikasi Skema Penjualan Melalui E-Commerce

UPT Laboratorium Universitas PGRI Kanjuruhan Malang memfasilitasi pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi Skema Penjualan Melalui E-Commerce yang diikuti oleh sekitar 15 mahasiswa dari berbagai program studi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui penguatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri di era transformasi digital.

Pelaksanaan uji sertifikasi berlangsung di laboratorium Multimedia UPT Laboratorium dengan memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan secara optimal. Sarana berupa perangkat komputer, jaringan internet yang stabil, serta ruang laboratorium yang representatif mendukung peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian asesmen secara tertib dan profesional.

Skema Penjualan Melalui E-Commerce dirancang untuk mengukur kompetensi peserta dalam menjalankan aktivitas bisnis digital, mulai dari pengelolaan toko daring, penyusunan strategi pemasaran digital, pengelolaan transaksi penjualan, pelayanan pelanggan, hingga optimalisasi pemanfaatan marketplace sebagai media pemasaran. Kompetensi tersebut menjadi salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.

Kepala UPT Laboratorium Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Hari Lugis Purwanto, S.Kom., M.Cs, menyampaikan bahwa laboratorium memiliki fungsi yang tidak hanya sebagai tempat praktikum, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik dan sertifikasi profesi.

“UPT Laboratorium terus berupaya menyediakan fasilitas yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa. Melalui pelaksanaan uji sertifikasi ini, kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman asesmen sesuai standar kompetensi serta memiliki sertifikat yang dapat menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha di bidang digital,” ujar Hari Lugis Purwanto, S.Kom., M.Cs.

Pelaksanaan sertifikasi ini juga mendapat dukungan penuh dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Direktur LSP, Dr. Sulistyo, M.Ak, menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan salah satu bentuk pengakuan terhadap kemampuan mahasiswa yang telah memenuhi standar kompetensi kerja.

“Sertifikasi kompetensi menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar profesi. Harapannya, lulusan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang semakin siap bersaing di dunia kerja maupun menjadi wirausahawan digital yang profesional,” ungkap Dr. Sulistyo, M.Ak.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai tahapan asesmen yang meliputi verifikasi dokumen, observasi praktik, wawancara kompetensi, hingga evaluasi berdasarkan unit kompetensi yang telah ditetapkan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar berkat sinergi antara UPT Laboratorium, LSP, asesor kompetensi, serta panitia pelaksana.

Melalui penyelenggaraan Uji Sertifikasi Kompetensi Skema Penjualan Melalui E-Commerce ini, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Ke depan, UPT Laboratorium akan terus mendukung berbagai kegiatan sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan daya saing lulusan.

Praktikum Animasi dan Pemodelan 3D: Membangun Kreativitas Mahasiswa Teknik Informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Teknologi grafis tiga dimensi (3D) telah menjadi bagian penting dalam berbagai sektor industri, mulai dari pengembangan game, film animasi, arsitektur, simulasi, virtual reality (VR), augmented reality (AR), hingga visualisasi produk. Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang memberikan pengalaman belajar yang aplikatif melalui praktikum Animasi dan Pemodelan 3D yang dilaksanakan di UPT Laboratorium Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. 

Kegiatan praktikum tidak hanya berfokus pada penguasaan teknis, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menyelesaikan permasalahan melalui proyek berbasis teknologi. Mahasiswa mempelajari tahapan pembuatan objek 3D 

secara sistematis, dimulai dari penyusunan konsep, pembuatan model dasar (modeling), pemberian material dan tekstur (texturing), pengaturan pencahayaan (lighting), proses animasi, hingga menghasilkan visual akhir (rendering). 

Pelaksanaan praktikum didukung oleh fasilitas laboratorium yang memadai sehingga mahasiswa dapat belajar secara optimal. Laboratorium menjadi sarana pembelajaran kolaboratif, tempat mahasiswa berdiskusi, bereksperimen, dan mengembangkan inovasi di bidang grafika komputer. UPT laboratorium juga mendukung implementasi pembelajaran berbasis praktik yang menjadi salah satu keunggulan Program Studi Teknik Informatika. 

Praktikum Animasi dan Pemodelan 3D, mahasiswa tidak hanya memperoleh kompetensi akademik, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin berkembang. Keterampilan dalam bidang desain dan animasi 3D membuka peluang karir sebagai 3D Artist, Game Developer, Animator, Visualizer, Motion Graphic Designer, hingga pengembang konten digital. 

Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi. Salah satu laboratorium yang mendukung proses tersebut adalah UPT Laboratorium yang digunakan untuk praktikum Pemrograman Mobile, Komputasi Cerdas, Animasi 3D, dan Pemrograman Game. Melalui pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan karya digital yang kompetitif serta siap bersaing di dunia industri kreatif dan teknologi informasi.

Belajar Sambil Berkarya, Mahasiswa Sistem Informasi UNIKAMA Kembangkan Aplikasi Web di Kelas 

Program Studi Sistem Informasi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang terus berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui pembelajaran berbasis praktikum pada mata kuliah Pemrograman Web, dimana mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan aplikasi berbasis web di bawah bimbingan dosen. 

Metode pembelajaran yang diterapkan mengedepankan konsep learning by doing, sehingga setiap materi yang disampaikan di kelas langsung diimplementasikan oleh mahasiswa melalui kegiatan praktik. Pendekatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan teknis yang dibutuhkan di dunia kerja. 

Setiap sesi pembelajaran diawali dengan penjelasan konsep oleh dosen, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan program secara langsung. Mahasiswa mengikuti setiap tahapan mulai dari penulisan kode, pengujian aplikasi, hingga proses debugging ketika menemukan kesalahan (error). Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga dilatih untuk berpikir logis, kritis, dan sistematis dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pemrograman. Diskusi, tanya jawab, dan penyelesaian studi kasus menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sehingga suasana kelas berlangsung aktif, kolaboratif, dan komunikatif. 

Pembelajaran praktik ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun portofolio yang dapat digunakan sebagai bekal saat mengikuti program magang maupun memasuki dunia kerja. Hasil karya yang dihasilkan selama perkuliahan mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam merancang dan mengembangkan aplikasi web yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. 

Melalui pembelajaran yang berorientasi pada praktik, Program Studi Sistem Informasi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang berharap dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta siap bersaing di era transformasi digital. Dengan dukungan dosen yang kompeten serta fasilitas laboratorium yang memadai, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penguasaan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.