Dua Mahasiswa Prodi Teknik Informatika Unikama Lolos Program MBKM BRIN LIPI

TI – Prestasi yang membanggakan diraih oleh dua mahasiswa Prodi Teknik Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama). Mahasiswa tersebut lolos Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonsia (LIPI) periode semester ganjil tahun 2021/2022. Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi yang diterapkan oleh LIPI.

Adapun tujuan Program MBKM ini untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi mahasiswa baik soft skill maupun hard skill agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian melalui kegiatan experiential learning di lingkungan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan (litbangjirap).

Dua mahasiswa tersebut diantaranya dari Niatul Matsuroh dan Rosihan Alim Wirawan dari Prodi Teknik Informatika dengan Dosen pembimbing Moh. Ahsan, S.Kom, MT., dan Anggri Sartika Wiguna, ST, MT.

Moh. Ahsan., S. Kom., MT, Dosen Pembimbing sekaligus Ka Prodi Teknik Informatika sangat bangga mahasiswa Unikama bisa lolos dalam program ini. Mahasiswa bisa belajar di luar kampus dan memperoleh pengalaman berharga.

“Penerapan MBKM dalam program ini sangatlah bagus. Selain magang, nantinya mahasiswa bisa langsung melanjutkan penelitian di LIPI dalam Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Penelitian/Riset. Sehingga mahasiswa bisa mengambil BKP Penelitian/Riset di semester 6 dan 7 untuk mendukung tugas akhir atau skripsinya kelak, ” paparnya.

Lolos Uji Sertifikasi BNSP, Mahasiswa TI UNIKAMA Siap Berwirausaha

TIMahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) Edo S. Andika lolos uji sertifikasi kompetensi teknisi telepon seluler perangkat lunak. Kegiatan ini di gelar oleh BLKI (Balai Latihan Kerja Industri) Singosari beberapa bulan yang lalu. Sedangkan untuk sertifikatnya sendiri BNSP yang mengeluarkan.

“Saya mengikuti pelatihan ini karena waktu itu perkuliahan masih dilakukan secara Daring karena masih pandemi. Saya berinisiatif untuk menambah ilmu serta mencari relasi untuk melanjutkan usaha kecil-kecilan dengan mengikuti kegiatan ini,” ujar Edo.

Pelatihannya juga terdiri dari beberapa kegiatan mulai dari cara servis telepon seluler sampai kewirausahaan. Uji sertifikasi ini dilakukan selama 30 hari, untuk satu minggunya materi tentang kewirausahaan.

“Jadi selama 30 hari ini banyak sekali ilmu yang didapatkan. Servis telepon seluler atau Handphone kelihatannya memang mudah, tetapi kenyatannya tidak semudah itu. Banyak sekali komponen-komponen yang harus dimengerti. Setiap tipe handphone pasti ada perbedaan komponennya,” terangnya.

Edo yang akrab disapa ini memang memiliki usaha home servis kecil-kecilan sudah dari dulu. Ia menawarkan jasanya dari mulut ke mulut. Tidak ada promosi khusus untuk usahanya, maka dari itu dengan mengikuti kegiatan ini jadi tahu bagaimana konsep wirausaha terutama di bidang jasa.

“Saya berharap dengan lolos dalam uji kompetensi ini bisa menjadi wirausaha yang berfokus pada bidang jasa khususnya servis handphone dan laptop. Serta bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru jika usaha saya ini nantinya berkembang, ” tutupnya.

Kerjasama dengan Lima Desa, TI Unikama Siap Implementasikan Kurikulum MBKM

TI  Dalam rangka pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) lakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan lima desa yang ada di Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan tanggal 23 – 24 Agustus 2021.

Adapun desa yang bekerjasama dengan Prodi TI antara lain Desa Karang Tengah Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kromengan, Desa Putukrejo Kecamatan Gondanglegi, Desa Jatisari Kecamatan Tajinan, Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung.

“BKP KKNT merupakan program MBKM yang akan diimplementasikan oleh Prodi TI untuk mendukung program bantuan kerjasama kurikulum dan implementasi MBKM tahun 2021. Tema yang diusung yakni pengembangan kurikulum adaptif merdeka menuju era society 5.0,”

Dengan program ini mahasiswa bisa KKNT selama satu semester atau enam bulan dan bisa di rekognisi sampai 20 SKS.

“Mou dengan lima desa ini tidak hanya untuk mahasiswa, melainkan juga Dosen Unikama yang nantinya ingin melakukan penelitian juga bisa. Tak hanya itu, Dosen Unikama yang ingin melakukan mengabdian juga bisa dilakukan di desa tersebut,” tambahnya.

Ia berharap nantinya bisa menjadi Mitra kampus untuk sinergi antar akademik dan perangkat desa. UNIKAMA selalu melakukan kegiatan KKN dengan menerjunkan mahasiswa ke desa untuk implementasi ilmunya.

“Di tahun depan mahasiswa bisa berkontribusi ke Desa Druju, untuk BKP KKNT dan Proyek kemanusiaan. Sudah ada permintaan dari perangkat Desa untuk menempatkan anak Prodi Teknik Informatika di Desa Druju. Kalau bisa mahasiswa yang berasal dari desa tersebut agar Desa Druju kedepannya lebih maju,” tutupnya.

Technowars 9, Tingkatkan Strategi Produktivitas Bisnis Menggunakan Digital Marketing

TI – Di Era Society 5.0, perangkat digital menjadi sumber dari segala sesuatu yang berkembang saat ini. Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMPS-TI) kembali menggelar Technowars yang ke-9. Dalam Technowars 9 kali ini diawali dengan WEBINAR (Seminar Nasional) dengan tema “Strategi Peningkatan Produktivitas Bisnis Menggunakan Digital Marketing”.

Seminar ini digelar pada, 1 November 2021 dengan pemateri Muchammad Edoo “Edo” (Founder & CEO EZY Industries) dan Alex Endy Budianto, S.Kom., MM. (Dosen Teknik Informatika) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama).

Kegiatan dibuka langsung Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST)) Unikama, Dr. I Ketut Suastika, M.Si. melului zoom. Dalam sambutannya, dekan mengapresiasi kegiatan semacam ini, karena saat ini masuk di era society 0.5 dimana semua bisa dilakukan dengan digital.

“Acara Technowars ini rutin dilaksanakan oleh HMPS-TI setiap tahun. Saya berharap acara ini terus mengalami peningkatan, pesertanya tidak hanya mahasiswa dari Unikama, akan tetapi pesertanya mencakup seluruh Indonesia bahkan Asia Tenggara,” ungkapnya.

Saat ini masuk zaman teknologi, termasuk bisnis dengan menggunakan digital. Dengan demikian, tema dari seminar ini mencakup dua hal, diantaranya bagi pemula dan bagi yang sudah menjalani bisnis. Tentunya usaha yang selama ini sudah dijalani akan terus meningkat dengan mengikuti webinar ini secara sungguh-sungguh

Technowars 9 ini merupakan agenda tahunan HMPS-TI Unikama, tahun ini mengambil tema “Stepping Forward with Technology” atau melangkah maju bersama teknologi. Acara kegiatan yang sudah dirancang oleh HMPS-TI ini berlangsung sampai Desember nanti dengan berbagai macam perlombaan. Diantaranya turnamen Mobile Legend, Webinar, Indonesia Analog Line Followers Competition, dan Indonesia Microcontroller Line Followers Competition.

Bukti sebagai Penerus Bangsa, Mahasiswa TI Selenggarakan Workshop di Hari Pahlawan

Informatika – Dihari pahlawan, semangat mahasiswa Program Studi Teknik Informatika ditunjukkan dengan menyelenggarakan Workshop bagi pemuda (Mahasiswa) generasi digital penerus bangsa. Sepuluh November merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kemudian pada 16 Desember 1959, Presiden Soekarno menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional.

Hal ini direspon dengan benar oleh Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika untuk generasi-genarasi bagi pahlawan dan pejuang nenek moyang Indonesia. Hal ini untuk melanjutkan perjuangannya dengan tetap semangat dan belajar terus demi Indonesia maju.

Mahasiswa yang ikut dalam kegiatan pelatihan dan workshop dimasa pandemi ini dibatasi 15 mahasiswa (Peserta terbatas) mengingat masih situasi Pandemi Covid-19. Namun hal semacam ini tidak menjadi kendala semangat mahasiswa Prodi Teknik Informatika Unikama.

Workshop kali ini menghadirkan pemateri dari mahasiswa angkatan 2020. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini adalah mahasiswa yang sudah berada di Malang, sedangkan bagi mahasiswa yang berada diluar Kota Malang dapat mengikuti secara online. Sehingga peserta yang ada dirumah atau diluar Malang tetap dapat mengikuti pelatihan dan workshop kali ini.

“Semangat dalam belajar, meraih cita-cita dan mendapatkan ilmu itu tetap dan harus tertanam bagi mahasiswa Prodi Teknik Informatika yang berada di Malang,” ungkap pemateri, Diana Pungki dan M. Irsyad.